JOMO: Seni Menikmati Hidup Tanpa Perlu Tahu Segalanya
- account_circle donny rosady
- calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dunia digital saat ini sering kali menjebak kita dalam pusaran FOMO (Fear of Missing Out). Kita cenderung merasa cemas saat tidak tahu kafe mana yang sedang viral atau siapa yang baru saja mengunggah foto liburan di media sosial. Selain itu, rasa tertinggal sering muncul ketika ponsel tidak berdering dalam waktu singkat. Namun, Anda bisa memilih jalur lain yang jauh lebih menenangkan, yaitu JOMO: Seni Menikmati Hidup Tanpa Perlu Tahu Segalanya.
Apa Sebenarnya JOMO: Seni Menikmati Hidup Tanpa Perlu Tahu Segalanya Itu?
JOMO atau The Joy of Missing Out. Secara sederhana, JOMO adalah lawan dari FOMO. Jika FOMO berakar pada rasa cemas, maka JOMO tumbuh dari rasa damai. Hal ini dikarenakan JOMO memberi Anda kemampuan untuk merasa puas dengan pilihan sendiri tanpa harus membandingkannya dengan hidup orang lain di layar ponsel.
Oleh karena itu, ide utamanya sangat membebaskan: Anda tidak membutuhkan semua informasi untuk menciptakan kebahagiaan.
Mengapa JOMO Menjadi Sangat Penting?
Meskipun teknologi sangat membantu, aplikasi modern sengaja mencuri perhatian agar kita terus menatap layar. Dampaknya, kita sering kehilangan momen nyata karena pikiran kita justru melayang di dunia maya.
JOMO hadir sebagai bentuk perlawanan yang lembut terhadap kebiasaan tersebut. Filosofi ini mengajarkan bahwa ketidaktahuan terkadang merupakan sebuah kemewahan. Saat Anda berhenti memantau orang lain, Anda secara otomatis menciptakan ruang mental untuk fokus pada keinginan diri sendiri.
Langkah Praktis Menuju JOMO
Menerapkan JOMO bukan berarti Anda harus membuang ponsel sama sekali. Sebaliknya, Anda hanya perlu mengambil kendali penuh dengan cara berikut:
-
Matikan Notifikasi: Atur ponsel agar ia bekerja untuk Anda. Oleh sebab itu, matikan suara grup yang bising dan tentukan sendiri kapan waktu yang tepat untuk mengecek informasi.
-
Abaikan Tren yang Tidak Relevan: Anda tidak wajib mengikuti setiap tren yang populer, karena tidak semua hal tersebut bermanfaat. Simpanlah energi mental Anda untuk hal-hal yang benar-benar mendukung tujuan hidup.
-
Hadir Sepenuhnya di Dunia Nyata: Rasakan hangatnya gelas kopi saat Anda memegangnya. Selain itu, tataplah mata teman bicara Anda alih-alih menatap layar. Kebahagiaan sejati biasanya bersembunyi di momen tenang yang tidak Anda pamerkan.
Menemukan Kebahagiaan dalam Keheningan
Mungkin kita sering mengira bahwa kebahagiaan memerlukan pengakuan orang lain. Padahal, kepuasan terdalam sering kali muncul saat kita bisa duduk tenang atau memandang langit tanpa merasa perlu memotretnya.
Kesimpulannya, JOMO: Seni Menikmati Hidup Tanpa Perlu Tahu Segalanya mengajak Anda untuk memilih secara sadar. Ingatlah bahwa hidup Anda terjadi di dunia nyata, bersama orang-orang yang Anda sayangi, bukan hanya di dalam kotak kecil berukuran 6 inci.
“Kebahagiaan bukan tentang memiliki segalanya atau mengetahui segalanya. Kebahagiaan adalah mengetahui bahwa Anda sudah cukup dengan apa yang ada di sini, saat ini.”
- Penulis: donny rosady
- Editor: creative dibahas.com

Saat ini belum ada komentar