Operasi Keselamatan Jaya 2026 Resmi Mulai: Polisi Incar Pelawan Arus hingga Knalpot Brong
- account_circle donny rosady
- calendar_month Senin, 2 Feb 2026
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jakarta – Kabar penting bagi Anda pengguna jalan di Jakarta dan sekitarnya. Polda Metro Jaya secara resmi memulai kegiatan Operasi Keselamatan Jaya 2026 pada pagi ini. Pihak kepolisian akan melangsungkan operasi ini selama 14 hari ke depan hingga menjelang awal bulan suci Ramadan.
Kegiatan ini bukanlah sekadar rutinitas biasa, melainkan langkah strategis polisi dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman sebelum masyarakat memasuki bulan puasa. Selanjutnya, kepolisian berencana menyambung kegiatan ini dengan Operasi Ketupat Jaya pada penghujung Ramadan nanti.
Lantas, apa saja fokus petugas di lapangan kali ini? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Operasi Keselamatan Jaya 2026 Mengerahkan Ribuan Personel Gabungan
Polda Metro Jaya tidak bekerja sendirian dalam operasi kali ini. Mereka menggandeng TNI dan dinas terkait lainnya untuk turun ke jalan. Totalnya, kepolisian menerjunkan sebanyak 2.939 personel gabungan ke seluruh wilayah Jakarta. Para petugas ini akan membidik berbagai pelanggaran yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lain.
Polisi mengambil langkah tegas ini karena pertumbuhan kendaraan di Jakarta sudah mencapai angka yang mengkhawatirkan. Data tahun 2025 mencatat penambahan kendaraan sebanyak 732.000 unit. Akibatnya, total kendaraan yang terdaftar di Jakarta saat ini sudah menembus angka 25 juta unit.
Sayangnya, lonjakan jumlah kendaraan tersebut belum berjalan seiring dengan kepatuhan para pengendara. Oleh karena itu, petugas menggelar operasi ini demi menekan angka pelanggaran, meminimalisir kecelakaan, serta menurunkan tingkat fatalitas korban di jalan raya.
Polisi Incar Pelaku Lawan Arus
Dalam pelaksanaannya, petugas di lapangan menetapkan 10 target operasi. Namun, mereka memberikan perhatian khusus pada fenomena lawan arus yang belakangan ini makin marak.
“Ini (lawan arus) akan menjadi sasaran utama kami, terutama pada ruas-ruas jalan yang memang kerap kali kami temukan pelanggaran. Tindakan ini bukan hanya mengancam keselamatan pengendara itu sendiri, tetapi orang di sekitarnya pun ikut terancam,” tegas petugas dalam apel gelar pasukan pagi tadi.
Selain menindak pelawan arus, polisi juga memburu pelanggar lain selama dua pekan ke depan. Berikut daftar lengkapnya:
-
Melawan Arus: Petugas memprioritaskan penindakan di titik-titik rawan macet.
-
Melebihi Batas Kecepatan: Polisi akan menindak pengendara yang ngebut dan membahayakan.
-
Pengendara di Bawah Umur: Petugas menyoroti banyaknya pelajar yang membawa kendaraan ke sekolah.
-
Tidak Memakai Helm SNI: Wajib bagi pengendara maupun penumpang.
-
Knalpot Brong: Polisi akan menertibkan kendaraan yang menyebabkan polusi suara.
-
Pelat Nomor (TNKB) Tidak Sesuai: Petugas mengincar penggunaan pelat palsu atau modifikasi.
-
Berboncengan Lebih dari Satu Orang.
-
Main HP saat Berkendara.
-
Tidak Pakai Sabuk Pengaman (Safety Belt).
-
Berkendara dalam Pengaruh Alkohol.
Imbauan untuk Masyarakat
Pihak kepolisian berharap masyarakat dapat meningkatkan kedisiplinan bukan hanya karena takut kena tilang, melainkan demi keselamatan bersama. Karena operasi ini berlangsung hingga menjelang puasa, kepatuhan lalu lintas akan menciptakan suasana yang kondusif saat umat muslim mulai menjalankan ibadah puasa nanti.
Jadi, pastikan Anda melengkapi surat-surat kendaraan dan mematuhi rambu lalu lintas sebelum berkendara.
- Penulis: donny rosady
- Editor: creative dibahas.com

Saat ini belum ada komentar