Bekasi dikepung Banjir, Waspadai Titik Genangan di wilayah langganan Banjir
- account_circle Erni Wijaya
- calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
- visibility 32
- comment 0 komentar
- print Cetak

BEKASI – Hujan deras mengguyur wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi secara terus-menerus selama tiga hari terakhir. Cuaca ekstrem ini bermula sejak 16 Januari 2026 dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda yang mengakibatkan beberapa wilayah di kota dan kabupaten Bekasi dikepung banjir. Akibatnya, debit air sungai utama meningkat tajam dan mulai merendam ribuan rumah warga di berbagai kecamatan.
Situasi semakin mengkhawatirkan sejak Sabtu (17/1) siang hingga Minggu (18/1) pagi. Curah hujan yang tinggi menyebabkan volume air di hulu sungai meningkat drastis. Berdasarkan data terkini, beberapa pintu air utama kini menyentuh status Siaga II. Petugas terus memantau pergerakan air guna mengantisipasi banjir kiriman yang lebih besar.
Pantauan lapangan pada Minggu pagi menunjukkan genangan air yang meluas di titik-titik krusial. Lokasi terdampak paling parah mencakup Perumahan Duren Jaya, Pondok Ungu, dan beberapa titik di Bekasi Selatan. Buruknya sistem drainase memperparah keadaan ini. Saluran air tidak mampu lagi menampung debit hujan yang turun sangat masif. Air pun meluap dengan cepat ke area pemukiman dan jalan raya.
Di beberapa kompleks perumahan, ketinggian air mencapai 40 hingga 80 cm. Warga bergegas memindahkan perabotan dan kendaraan ke tempat yang lebih tinggi. Sebagian warga juga mulai memasang tanggul darurat di depan pintu rumah mereka. Meski begitu, air tetap merembes masuk akibat durasi hujan yang terlalu lama.
Dampak banjir di beberapa wilayah Bekasi
Dampak cuaca ekstrem ini juga melumpuhkan sektor transportasi di Bekasi. Genangan air di jalan protokol menghambat mobilitas para pengendara. Banyak sepeda motor mengalami mati mesin karena pengendara nekat menerjang genangan. Hal ini memicu penumpukan kendaraan dan kemacetan panjang di jalur-jalur utama kota. Akibat dari beberapa wilayah Bekasi dikepung banjir, Polisi lalu lintas mulai melakukan pengalihan arus di beberapa ruas jalan yang tidak bisa dilalui.
BPBD Kota Bekasi bergerak cepat dengan menerjunkan personel ke lokasi-lokasi rawan. Tim penyelamat menyiagakan perahu karet di titik banjir terdalam untuk proses evakuasi. Petugas juga mendirikan posko pengungsian sementara bagi warga yang rumahnya tidak lagi layak huni.
Bagi Anda yang hendak bepergian, sebaiknya tunda perjalanan atau cari rute alternatif. Pastikan Anda selalu memantau informasi cuaca melalui kanal resmi pemerintah. Selain itu, segera matikan aliran listrik jika air mulai memasuki bangunan. Langkah ini sangat penting untuk mencegah kecelakaan akibat arus pendek listrik saat banjir melanda.
- Penulis: Erni Wijaya
- Editor: creative dibahas.com

Saat ini belum ada komentar