Sebaran Asap Lintasi Perbatasan, Singapura Gugat Perusahaan, Greta Thunberg Buka Suara
- account_circle Utomo
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

Situasi Terkini di Wilayah Terdampak
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Kalimantan dan Sumatra, semakin meluas. Data pemantauan dan laporan media nasional mencatat konsentrasi titik panas (hotspot) signifikan berada di Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan, disusul Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui citra satelit Himawari-9 mengidentifikasi bahwa pergerakan asap karhutla dari Pulau Kalimantan bahkan telah melintasi perairan dan memasuki lapisan atmosfer atas wilayah Pulau Jawa, mencakup DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Di wilayah episentrum seperti Palangka Raya, kabut asap tebal memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) serta mengganggu aktivitas transportasi udara dan publik. Upaya pemadaman terus dilakukan oleh tim gabungan Manggala Agni, TNI, Polri, dan relawan dengan mengerahkan operasi darat dan water bombing.
Reaksi dan Langkah Tegas Singapura serta Malaysia
Dampak kabut asap lintas batas (transboundary haze) menuai perhatian serius dari negara tetangga:
-
Singapura: Pemerintah Singapura mengambil langkah hukum dengan melayangkan pemberitahuan tindakan legal (legal notice) terhadap tujuh perusahaan di Indonesia berdasarkan Transboundary Haze Pollution Act. Kualitas udara di Singapura sempat berada pada level tidak sehat akibat partikel asap kiriman.
-
Malaysia: Kualitas udara di beberapa wilayah semenanjung, termasuk Johor Bahru dan Pasir Gudang, dilaporkan menurun drastis. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan pentingnya langkah konkret dan penegakan hukum dari otoritas Indonesia guna memutus akar persoalan pembakaran lahan gambut.
Menanggapi situasi kawasan, pemerintah Indonesia mulai memperkuat koordinasi penanggulangan karhutla dengan Malaysia dan Singapura guna menekan risiko kabut asap lintas batas.
Sorotan Global: Greta Thunberg Angkat Suara
Perhatian terhadap karhutla di Kalimantan turut disuarakan oleh aktivis iklim internasional, Greta Thunberg. Melalui kanal media sosialnya, Greta membagikan ulang rekaman darurat warga dari Palangka Raya yang memperlihatkan kondisi langit oranye pekat akibat asap tebal.
Greta menyoroti bahwa dampak karhutla bukan sekadar hilangnya tutupan pohon, melainkan ancaman langsung terhadap keselamatan warga lokal, kehidupan satwa liar, lonjakan penderita ISPA di kalangan anak-anak, serta risiko yang dihadapi petugas pemadam di garis depan. Ia juga menyerukan dukungan bagi inisiatif bantuan tempat perlindungan kabut asap (haze shelters) dan pengadaan perlengkapan bagi warga terdampak di Kalimantan.
- Penulis: Utomo

Saat ini belum ada komentar