Apa Itu Mokel ? Istilah Populer Saat Ramadan yang Sering Dipakai Anak kekinian
- account_circle Dedi
- calendar_month 16 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

Saat bulan Ramadan tiba, ada banyak istilah khas yang sering muncul dalam percakapan sehari-hari. Salah satu yang cukup populer di kalangan anak muda adalah “mokel.” Istilah ini biasanya muncul dalam obrolan santai, media sosial, hingga candaan antar teman ketika membahas puasa.
Namun sebenarnya, apa itu mokel?
Secara sederhana, mokel adalah istilah slang yang digunakan untuk menyebut seseorang yang membatalkan puasa sebelum waktu berbuka. Dalam praktiknya, mokel biasanya merujuk pada orang yang sengaja makan atau minum di siang hari saat sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Istilah ini cukup populer terutama di daerah Jawa Timur dan beberapa wilayah di Indonesia. Dari sana, kata mokel kemudian menyebar luas melalui percakapan sehari-hari dan media sosial hingga akhirnya dikenal di berbagai daerah.
Asal-usul Istilah Mokel
Secara etimologis, tidak ada catatan resmi yang benar-benar memastikan asal kata “mokel.” Namun, dalam budaya tutur masyarakat Jawa Timur, kata ini telah lama digunakan sebagai bentuk candaan atau sindiran ringan kepada orang yang tidak kuat menjalankan puasa.
Biasanya istilah ini digunakan dalam kalimat seperti:
-
“Eh kamu mokel ya tadi siang?”
-
“Jangan sampai mokel sebelum adzan magrib.”
Meski sering digunakan dengan nada bercanda, kata ini tetap memiliki makna yang cukup sensitif karena berkaitan dengan ibadah.
Fenomena Mokel di Kalangan Anak Muda
Di era media sosial, istilah mokel semakin populer. Banyak warganet menggunakan kata ini dalam berbagai meme, status, hingga konten humor yang berkaitan dengan pengalaman menjalankan puasa.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana bahasa gaul berkembang mengikuti budaya dan kebiasaan masyarakat. Ramadan tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga menghadirkan berbagai istilah unik yang memperkaya percakapan sehari-hari.
Meski demikian, sebagian orang mengingatkan agar penggunaan istilah ini tetap bijak. Sebab pada dasarnya, puasa adalah ibadah yang bersifat pribadi antara seseorang dengan Tuhan.
Puasa Tetap Jadi Inti Ramadan
Terlepas dari berbagai istilah populer seperti mokel, esensi Ramadan tetap berada pada menahan diri, meningkatkan ibadah, dan memperkuat empati kepada sesama.
Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih kesabaran serta pengendalian diri. Oleh arena itu, istilah mokel sering dipakai sebagai pengingat meskipun dalam bentuk candaan agar seseorang tetap berusaha menjaga puasanya hingga waktu berbuka.
Pada akhirnya, Ramadan selalu menghadirkan cerita tersendiri di tengah masyarakat. Dari tradisi berbuka bersama, ngabuburit, hingga istilah seperti mokel, semuanya menjadi bagian dari warna budaya yang hadir setiap tahun saat bulan suci tiba.
- Penulis: Dedi

Saat ini belum ada komentar