Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Finance » Korelasi Penurunan Daya Beli Kelas Menengah Terhadap Resesi Retail: Belajar dari Fenomena Downsizing Mixue

Korelasi Penurunan Daya Beli Kelas Menengah Terhadap Resesi Retail: Belajar dari Fenomena Downsizing Mixue

  • account_circle donny rosady
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Siapa yang tidak mengenal kedai es krim dengan logo boneka salju merah ini? Beberapa tahun lalu, Mixue mendominasi pasar Indonesia hingga muncul candaan “beri aku ruko kosong, maka akan kujadikan outlet Mixue.” Namun, situasi kini berbalik 180 derajat. Banyak gerai yang dulunya memiliki antrean mengular, sekarang justru sepi atau tutup permanen. Apa penyebab sebenarnya Mixue menjadi sepi?

Perjalanan Zhang Hongchao Membangun Istana Salju

Zhang Hongchao mendirikan Mixue Bingcheng pada tahun 1997 di China dengan modal yang sangat terbatas. Meski sempat mengalami kegagalan di awal, Zhang tidak menyerah. Ia merancang ulang brand ini dengan nama “Mixue” yang berarti istana es dari salju yang manis.

Strategi Zhang sangat sederhana namun mematikan bagi kompetitor: menawarkan produk enak dengan harga sangat murah melalui ekspansi yang agresif. Hasilnya, Mixue berhasil menjadi perusahaan F&B terbesar kelima di dunia, bersaing ketat dengan raksasa seperti McDonald’s dan Starbucks.

Momentum Emas di Tengah Pandemi

Mixue memasuki pasar Indonesia pada tahun 2020, saat pandemi Covid-19 melumpuhkan banyak sektor bisnis. Di saat pengusaha lain merasa ragu untuk berekspansi, Mixue justru melihat peluang besar. Mereka memanfaatkan banyaknya ruko kosong dengan harga sewa yang jauh lebih murah.

Kehadiran Mixue saat itu langsung memicu tren Fear of Missing Out (FOMO). Masyarakat menyukai harga es krimnya yang hanya Rp8.000 dan lokasi gerainya yang menjangkau hingga ke pinggir jalan pemukiman, bukan hanya di mall mewah.

5 Alasan Utama Mengapa Mixue Mulai Kehilangan Pesona

Meskipun sempat tumbuh pesat hingga mencapai ribuan gerai, beberapa faktor berikut menyebabkan penurunan performa Mixue di tahun 2024:

  • Kanibalisme Pasar: Mixue tidak memiliki aturan ketat terkait radius jarak antar gerai. Hal ini menyebabkan beberapa outlet beroperasi dalam jarak yang terlalu dekat, sehingga mereka harus memperebutkan basis konsumen yang sama.

  • Investasi Berbasis Tren: Banyak mitra bergabung hanya karena melihat tren viral, tanpa melakukan analisis bisnis jangka panjang yang matang.

  • Turunnya Daya Beli: Data BPS mencatat adanya penurunan jumlah kelas menengah di Indonesia. Kelompok konsumen ini merupakan target utama Mixue, sehingga penurunan daya beli mereka berdampak langsung pada omset gerai.

  • Kompetisi Produk Serupa: Munculnya brand pesaing seperti Momoyo, Aicha, dan Wedrink memberikan opsi baru bagi konsumen. Karena produk es krim ini sangat mudah ditiru, konsumen dengan cepat beralih ke brand lain yang menawarkan variasi rasa berbeda.

  • Kurangnya Inovasi: Konsumen mulai merasa bosan karena Mixue terlalu lama bertahan dengan formula yang sama tanpa ada kolaborasi atau peluncuran produk baru yang signifikan.

Pelajaran Bisnis untuk Masa Depan

Kisah Penyebab Mixue Sepi mengajarkan kita bahwa popularitas yang hanya berlandaskan viralitas media sosial seringkali bersifat rapuh. Bisnis yang berkelanjutan membutuhkan loyalitas pelanggan dan kontrol kualitas yang ketat, bukan sekadar ekspansi tanpa batas.

Bagi calon investor, fenomena ini menjadi pengingat penting untuk selalu melakukan riset mendalam sebelum menyetorkan modal ratusan juta rupiah ke dalam sebuah bisnis yang sedang tren.

  • Penulis: donny rosady
  • Editor: creative dibahas.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Elon Musk Luncurkan Macrohard

    Elon Musk Luncurkan Macrohard, Perusahaan Software rival Microsoft yang Berbasis AI.

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Irwan
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Pada Agustus 2025, secara resmi Elon Musk luncurkan Macrohard. Inisiatif baru ini berada langsung di bawah naungan xAI. Musk menjuluki Macrohard sebagai “perusahaan perangkat lunak AI murni”. Artinya, kecerdasan buatan akan menjalankan seluruh operasional perusahaan tersebut secara total tanpa campur tangan manusia. Nama Macrohard sengaja muncul sebagai lawan kata dari Microsoft. Musk mengubah kata “Micro” […]

  • 7 Rekomendasi Kuliner Buka Puasa di Bandung Paling Favorit

    Lagi Cari Tempat Bukber? Ini 7 Lokasi Kuliner di Bandung yang Paling Sering Diserbu Warga Lokal

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle donny rosady
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Bandung senantiasa menawarkan pesona kuliner yang sulit untuk kita lewatkan, terutama saat bulan suci Ramadan tiba. Oleh karena itu, warga lokal maupun wisatawan sangat menanti momen berbuka puasa untuk mengeksplorasi beragam cita rasa, mulai dari kudapan tradisional hingga hidangan kontemporer yang sedang tren. Simak artikel ini yang akan membahas 7 Rekomendasi Kuliner Buka Puasa di […]

  • Toyota New Alphard XE Hybrid EV

    Panas! Toyota Rilis Alphard XE Hybrid EV: Strategi “Murah” Demi Jegal Dominasi Denza D9?

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle donny rosady
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Dinamika pasar otomotif di segmen Luxury MPV Indonesia memasuki babak baru yang kian kompetitif. Menanggapi pergeseran preferensi konsumen terhadap kendaraan ramah lingkungan, PT Toyota-Astra Motor (TAM) secara resmi memperkenalkan varian terbaru, Toyota New Alphard XE Hybrid EV. Kehadiran varian ini dipandang sebagai langkah taktis yang sangat terukur. Di tengah gempuran inovasi dari berbagai manufaktur global, […]

  • Bekasi dikepung banjir

    Bekasi dikepung Banjir, Waspadai Titik Genangan di wilayah langganan Banjir

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Erni Wijaya
    • visibility 68
    • 0Komentar

    BEKASI – Hujan deras mengguyur wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi secara terus-menerus selama tiga hari terakhir. Cuaca ekstrem ini bermula sejak 16 Januari 2026 dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda yang mengakibatkan beberapa wilayah di kota dan kabupaten Bekasi dikepung banjir. Akibatnya, debit air sungai utama meningkat tajam dan mulai merendam ribuan rumah warga di berbagai […]

  • Bahaya Rokok Elektrik

    Bahaya Rokok Elektrik bagi Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Utomo
    • visibility 803
    • 0Komentar

    Rokok elektrik, atau yang sering disebut vape, semakin populer di kalangan remaja dan dewasa muda. Banyak orang beralih dari rokok konvensional ke rokok elektrik dengan asumsi bahwa produk ini lebih aman. Namun, apakah benar rokok elektrik bebas risiko? Ternyata, sejumlah penelitian membuktikan bahwa rokok elektrik tetap memiliki potensi bahaya yang tidak boleh diabaikan. Bahaya rokok […]

  • Ungu Rilis Lagu Religi Pulang Pada-Mu

    Menggetarkan Jiwa, Ungu Kembali dengan Lagu Religi Terbaru “Pulang Pada-Mu”

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle donny rosady
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Bagi para Cliquers, bulan Ramadan rasanya belum lengkap tanpa karya terbaru dari Ungu. Setelah bertahun-tahun sukses dengan hits abadi, kini Pasha dan kawan-kawan kembali membawa sesuatu yang spesial. Tahun 2026 ini, Ungu Rilis Lagu Religi “Pulang Pada-Mu“. Karya ini terasa jauh lebih dewasa dan dalam daripada lagu-lagu sebelumnya. Sebuah Perjalanan Mencari Titik Balik Lagu religi […]

expand_less