Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita » Korelasi Penurunan Daya Beli Kelas Menengah Terhadap Resesi Retail: Belajar dari Fenomena Downsizing Mixue

Korelasi Penurunan Daya Beli Kelas Menengah Terhadap Resesi Retail: Belajar dari Fenomena Downsizing Mixue

  • account_circle donny rosady
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Siapa yang tidak mengenal kedai es krim dengan logo boneka salju merah ini? Beberapa tahun lalu, Mixue mendominasi pasar Indonesia hingga muncul candaan “beri aku ruko kosong, maka akan kujadikan outlet Mixue.” Namun, situasi kini berbalik 180 derajat. Banyak gerai yang dulunya memiliki antrean mengular, sekarang justru sepi atau tutup permanen. Apa penyebab sebenarnya Mixue menjadi sepi?

Perjalanan Zhang Hongchao Membangun Istana Salju

Zhang Hongchao mendirikan Mixue Bingcheng pada tahun 1997 di China dengan modal yang sangat terbatas. Meski sempat mengalami kegagalan di awal, Zhang tidak menyerah. Ia merancang ulang brand ini dengan nama “Mixue” yang berarti istana es dari salju yang manis.

Strategi Zhang sangat sederhana namun mematikan bagi kompetitor: menawarkan produk enak dengan harga sangat murah melalui ekspansi yang agresif. Hasilnya, Mixue berhasil menjadi perusahaan F&B terbesar kelima di dunia, bersaing ketat dengan raksasa seperti McDonald’s dan Starbucks.

Momentum Emas di Tengah Pandemi

Mixue memasuki pasar Indonesia pada tahun 2020, saat pandemi Covid-19 melumpuhkan banyak sektor bisnis. Di saat pengusaha lain merasa ragu untuk berekspansi, Mixue justru melihat peluang besar. Mereka memanfaatkan banyaknya ruko kosong dengan harga sewa yang jauh lebih murah.

Kehadiran Mixue saat itu langsung memicu tren Fear of Missing Out (FOMO). Masyarakat menyukai harga es krimnya yang hanya Rp8.000 dan lokasi gerainya yang menjangkau hingga ke pinggir jalan pemukiman, bukan hanya di mall mewah.

5 Alasan Utama Mengapa Mixue Mulai Kehilangan Pesona

Meskipun sempat tumbuh pesat hingga mencapai ribuan gerai, beberapa faktor berikut menyebabkan penurunan performa Mixue di tahun 2024:

  • Kanibalisme Pasar: Mixue tidak memiliki aturan ketat terkait radius jarak antar gerai. Hal ini menyebabkan beberapa outlet beroperasi dalam jarak yang terlalu dekat, sehingga mereka harus memperebutkan basis konsumen yang sama.

  • Investasi Berbasis Tren: Banyak mitra bergabung hanya karena melihat tren viral, tanpa melakukan analisis bisnis jangka panjang yang matang.

  • Turunnya Daya Beli: Data BPS mencatat adanya penurunan jumlah kelas menengah di Indonesia. Kelompok konsumen ini merupakan target utama Mixue, sehingga penurunan daya beli mereka berdampak langsung pada omset gerai.

  • Kompetisi Produk Serupa: Munculnya brand pesaing seperti Momoyo, Aicha, dan Wedrink memberikan opsi baru bagi konsumen. Karena produk es krim ini sangat mudah ditiru, konsumen dengan cepat beralih ke brand lain yang menawarkan variasi rasa berbeda.

  • Kurangnya Inovasi: Konsumen mulai merasa bosan karena Mixue terlalu lama bertahan dengan formula yang sama tanpa ada kolaborasi atau peluncuran produk baru yang signifikan.

Pelajaran Bisnis untuk Masa Depan

Kisah Penyebab Mixue Sepi mengajarkan kita bahwa popularitas yang hanya berlandaskan viralitas media sosial seringkali bersifat rapuh. Bisnis yang berkelanjutan membutuhkan loyalitas pelanggan dan kontrol kualitas yang ketat, bukan sekadar ekspansi tanpa batas.

Bagi calon investor, fenomena ini menjadi pengingat penting untuk selalu melakukan riset mendalam sebelum menyetorkan modal ratusan juta rupiah ke dalam sebuah bisnis yang sedang tren.

  • Penulis: donny rosady
  • Editor: creative dibahas.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serunya Menjelajahi Taman Safari Bogor

    Serunya Menjelajahi Taman Safari Bogor: Mulai Safari Journey Hingga Istana Panda Yang Estetik

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle donny rosady
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Siapa, sih, yang nggak kenal Taman Safari Indonesia di Bogor? Tempat ini sudah lama jadi destinasi “legendaris” buat warga Jakarta dan sekitarnya. Tapi, meskipun kamu sudah berkali-kali ke sini, sensasi saat jerapah atau zebra menyapa langsung dari kaca mobil nggak pernah terasa membosankan. Yuk ikuti Serunya Menjelajahi Taman Safari Bogor. Kalau kamu sedang merencanakan healing […]

  • Penetapan Pajak Kendaraan Listrik

    Pemilik Kendaraan Listrik Kecewa, Janji Pajak 0% Berubah Jadi Beban?

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle donny rosady
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Masyarakat Indonesia awalnya menunjukkan antusiasme tinggi saat beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik (EV). Konsumen merasa tertarik meninggalkan kendaraan bensin karena pemerintah menjanjikan pembebasan pajak atau tarif 0%. Namun, para pengguna EV mulai merasa resah setelah mendengar wacana aturan baru mengenai Pajak Kendaraan Listrik. Kebijakan tersebut mereka anggap tidak konsisten dengan komitmen […]

  • Turbine Roof Vent

    Mengenal Turbine Roof Vent: Solusi Cerdas Menyejukkan Hunian Secara Alami

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle donny rosady
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Apakah Anda sering merasakan suasana rumah yang tetap gerah meskipun hari sudah beranjak sore? Di negara tropis seperti Indonesia, suhu panas sering kali terjebak di bawah atap dan menjadi tantangan utama bagi setiap pemilik hunian. Banyak orang memilih menyalakan pendingin ruangan (AC) secara terus-menerus sebagai solusi instan. Namun, langkah ini tentu beriringan dengan meningkatnya tagihan […]

  • Ungu Rilis Lagu Religi Pulang Pada-Mu

    Menggetarkan Jiwa, Ungu Kembali dengan Lagu Religi Terbaru “Pulang Pada-Mu”

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle donny rosady
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Bagi para Cliquers, bulan Ramadan rasanya belum lengkap tanpa karya terbaru dari Ungu. Setelah bertahun-tahun sukses dengan hits abadi, kini Pasha dan kawan-kawan kembali membawa sesuatu yang spesial. Tahun 2026 ini, Ungu Rilis Lagu Religi “Pulang Pada-Mu“. Karya ini terasa jauh lebih dewasa dan dalam daripada lagu-lagu sebelumnya. Sebuah Perjalanan Mencari Titik Balik Lagu religi […]

  • bahagia itu sederhana

    All You Need is Less: Bahagia Itu Sederhana, Kurangi Semua Hal Yang Tidak Diperlukan

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle donny rosady
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda merasa lelah dengan jargon “Gaspol!” atau “Kerja Keras Bagai Kuda” yang terus didengungkan? Sering kali, kita terjebak dalam ambisi untuk memiliki segalanya, mulai dari karier cemerlang hingga barang mewah. Namun, pertanyaannya adalah: apakah semua tambahan itu benar-benar membuat kita bahagia? Banyak orang berpendapat bahwa bahagia itu sederhana, apakah benar adanya? Simak artikel berikut […]

  • Mushola di Plaza Indonesia, nyaman dan Mewah terawat

    Mushola di Plaza Indonesia, nyaman dan Mewah terawat

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Utomo
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Berada di lt.3 berada tepat disamping ATM center milik Bank Mandiri & BCA. semoga informasi ini bermanfaat buat kalian yang bingung mencari tempat sholat / mushola di Plaza Indonesia. Bagi kaum muslim, aktivitas berbelanja di pusat perbelajaan kadang terasa tidak tenang, terlebih ketika tiba waktu ibadah, karena kebanyakan kegiatan belanja ini bertabrakan dengan  kewajiban untuk […]

expand_less