Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dampak Perang AS-Israel vs Iran terhadap Ekonomi Indonesia

Dampak Perang AS-Israel vs Iran terhadap Ekonomi Indonesia

  • account_circle donny rosady
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Eskalasi militer antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran pada awal Maret 2026 telah mengejutkan pasar global. Oleh karena itu, Indonesia perlu waspada karena konflik ini bukan sekadar berita luar negeri. Sebaliknya, dampak Perang AS-Israel vs Iran akan terasa nyata bagi stabilitas ekonomi domestik kita.

Indonesia saat ini merupakan net importir minyak. Selain itu, kita adalah pemain aktif dalam rantai pasok global. Akibatnya, setiap guncangan di Selat Hormuz akan menjadi ancaman serius bagi APBN dan daya beli masyarakat.

1. Lonjakan Harga Minyak Dunia

Iran memiliki kendali strategis atas Selat Hormuz. Perlu diketahui bahwa jalur ini dilewati oleh sekitar 25% perdagangan minyak dunia. Oleh sebab itu, serangan militer langsung memicu kenaikan harga minyak Brent hingga US$ 78,5 per barel.

Dampak langsung bagi Indonesia meliputi:

  • Beban Subsidi: Pemerintah harus menambah anggaran subsidi BBM hingga ratusan triliun rupiah.

  • Harga BBM: Selain subsidi yang membengkak, harga BBM non-subsidi seperti Pertamax kemungkinan besar akan segera naik.

2. Tekanan Kurs Rupiah dan Pelarian Modal

Ketidakpastian global biasanya membuat investor merasa panik. Oleh karena itu, mereka cenderung menarik modal dari negara berkembang dan beralih ke aset aman (safe haven). Akibatnya, nilai tukar Rupiah mulai tertekan cukup dalam.

Hingga 2 Maret 2026, Rupiah berada di level Rp16.800 per Dolar AS. Namun, terdapat risiko angka ini akan menembus Rp17.000. Selain itu, pelemahan ini memicu imported inflation yang membuat harga bahan baku industri menjadi lebih mahal.

3. Guncangan Pasar Saham (IHSG)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga turut mengalami tekanan hebat. Hal ini terjadi karena sentimen risk-off yang memicu aksi jual massal oleh investor asing. Meskipun demikian, saham di sektor energi dan pertambangan emas justru berpotensi mengalami penguatan jangka pendek.

4. Efek Domino pada Inflasi

Kombinasi kenaikan biaya energi dan pelemahan Rupiah akhirnya akan bermuara pada Inflasi.

  1. Pertama, biaya logistik naik akibat penyesuaian harga BBM.

  2. Kedua, biaya produksi pabrik meningkat karena harga bahan baku impor yang mahal.

  3. Akhirnya, harga kebutuhan pokok di pasar mulai terkerek naik secara signifikan.

Oleh karena itu, dampak perang AS-Israel vs Iran sangat mengancam daya beli masyarakat menengah ke bawah. Sebab, sebagian besar pendapatan mereka akan tersedot hanya untuk kebutuhan pangan dan transportasi.

Pemerintah Indonesia harus segera mengambil langkah strategis. Selain melakukan diplomasi proaktif, penguatan jaring pengaman sosial sangatlah diperlukan. Sementara itu, bagi Anda sebagai individu, mulailah mempertimbangkan aset aman seperti emas untuk melindungi nilai kekayaan Anda.

  • Penulis: donny rosady
  • Editor: creative dibahas.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • George Henry Bissell : Pengubah Cairan Aneh Menjadi Harta Karun Dunia

    George Henry Bissell : Pengubah Cairan Aneh Menjadi Harta Karun Dunia

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Dedi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Di pertengahan abad ke -19, minyak bumi yang kita kenal sekarang cuma dipakai sebagai obat tradisional dan pelumas sederhana bahkan dianggap sebagai gangguan yang mencemari tanah bagi kebanyakan orang, orang di abad itu tidak tahu kalau minyak bumi bisa jadi komoditi paling menggiurkan dan menjadi barang yang sangat berharga di masa depan. Munculah George Henry […]

  • JOMO: Seni Menikmati Hidup Tanpa Perlu Tahu Segalanya

    JOMO: Seni Menikmati Hidup Tanpa Perlu Tahu Segalanya

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle donny rosady
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Dunia digital saat ini sering kali menjebak kita dalam pusaran FOMO (Fear of Missing Out). Kita cenderung merasa cemas saat tidak tahu kafe mana yang sedang viral atau siapa yang baru saja mengunggah foto liburan di media sosial. Selain itu, rasa tertinggal sering muncul ketika ponsel tidak berdering dalam waktu singkat. Namun, Anda bisa memilih […]

  • Strategi Bisnis Kartika Sari

    Rahasia 50 Tahun Kartika Sari Menguasai Pasar Oleh-Oleh Bandung: Strategi Bisnis yang Tak Terkalahkan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle donny rosady
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda memperhatikan ribuan tas kuning yang memadati setiap sudut Kota Bandung? Itu bukan sekadar kemasan plastik biasa, melainkan simbol dominasi bisnis yang telah bertahan lebih dari setengah abad. Kartika Sari, raksasa oleh-oleh asal Bandung, memulai perjalanannya dari dapur rumah kecil pada tahun 1974. Bagaimana mungkin bisnis keluarga ini tetap menjadi penguasa pasar yang tak […]

  • Psikologi kepemilikan iPhone

    Mengapa iPhone Jadi Obsesi? Membedah Sisi Psikologi Keuangan yang Mengejutkan

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle donny rosady
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Fenomena pengguna iPhone dengan gaji pas-pasan sering kali memicu komentar miring. Banyak orang mencibir pengguna iPhone yang memiliki penghasilan terbatas dan menganggap mereka hanya mengejar gengsi semata. Namun, analisis psikologi keuangan menunjukkan bahwa fenomena ini memiliki akar masalah yang kompleks. Memahami psikologi kepemilikan iPhone akan membantu kita melihat bahwa alasan mereka jauh melampaui keinginan untuk […]

  • Gaya Hidup Minimalis

    Gaya Hidup Minimalis, Solusi Bahagia dan Hemat di Era Modern 2026

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle donny rosady
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Memahami Mengapa Tren Hidup Sederhana Kian Populer di Kalangan Millennial Di tengah gempuran tren self-reward yang sering kali menguras kantong, kini muncul sebuah gerakan “perlawanan” yang menarik: Gaya Hidup Minimalis. Jika dulu orang mengukur kesuksesan dari banyaknya kepemilikan barang, kini masyarakat urban modern mulai menggeser definisi keren tersebut. Memilih hidup sederhana bukan berarti Anda pelit, […]

  • IHSG Anjlok

    IHSG Anjlok ke Level 7.900, Danantara Siap ‘Pasang Badan’

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle donny rosady
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jakarta – Awal pekan yang menegangkan kembali mewarnai pasar modal Indonesia. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin (2/2/2026), Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG anjlok ke level 7.900 dan langsung terjun bebas ke zona merah. Meskipun sempat rebound tipis pada Jumat lalu, IHSG pagi ini justru dibuka melemah di level 8.306. Bahkan, indeks sempat menyentuh […]

expand_less