Indomobil E-Motor QT Pro: Motor Listrik Rp18 Jutaan yang Bikin Penasaran
- account_circle donny rosady
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

Indomobil baru saja terjun ke pasar motor listrik. Mereka langsung membawa Indomobil E-Motor QT Pro dengan harga di bawah Rp20 juta. Tersedia dalam dua varian, yakni Standar yang harganya mulai Rp15 juta, dan varian Pro yang menjadi fokus ulasan ini. Varian Pro ini berharga Rp18,8 juta OTR Jakarta.
Mirip Angsa yang Mengerami Telur
Kesan pertama saat melihat motor ini adalah desainnya yang terlihat imut. Lekukan bodinya mengalir rapi dari depan hingga belakang. Jika diperhatikan dari samping, siluetnya menyerupai angsa yang sedang mengerami telur. Sekilas terdengar tidak biasa, namun kesan tersebut memang langsung terasa begitu melihat motor ini secara langsung.
Daya tarik visual ini bukan tanpa alasan. Desainer di balik motor ini adalah Mangno. Ia sebelumnya turut merancang sejumlah model Honda dan Kanzen, termasuk Kanzen Taurus. Detail kosmetiknya pun terlihat matang, mulai dari lampu utama LED proyektor, DRL berbentuk potongan berlian, hingga lampu rem belakang dengan aksen garis.
Baterai Tanam, Bukan Sistem Tukar
Dari sisi mesin, motor ini menggunakan penggerak listrik tipe hub yang menempati roda belakang, dengan daya 2 kW. Sumber dayanya berasal dari baterai Lithium berkapasitas 2,88 kWh. Satu hal yang perlu diperhatikan, baterai pada motor ini bersifat tanam, bukan dapat ditukar. Artinya, pemilik harus mengisi daya langsung pada motor melalui soket di bawah engsel jok. Pemilik tidak bisa memanfaatkan sistem tukar baterai di stasiun penukaran seperti pada beberapa motor listrik lain.
Tiga Pilihan Mode Berkendara
Motor ini menawarkan tiga mode berkendara, dan masing-masing memberikan karakter yang cukup berbeda. Eco Mode membatasi kecepatan maksimal hingga 33 km/jam. Mode ini kurang ideal untuk jalan raya, namun cocok untuk penggunaan di gang atau area perumahan. Sebagai kompensasinya, jarak tempuh pada mode ini bisa mencapai 135 km dalam sekali pengisian daya.
Normal Mode menawarkan keseimbangan antara performa dan efisiensi. Kecepatan maksimalnya sekitar 50 km/jam, dengan jarak tempuh hingga 100 km. Sementara itu, Sport Mode menjadi mode paling responsif dengan kecepatan puncak mencapai 68 km/jam. Akselerasinya terasa lebih responsif terutama saat motor sudah melaju di atas 30 km/jam. Meski demikian, jarak tempuhnya masih cukup baik, yaitu sekitar 80 km. Hal ini wajar mengingat mode ini memang mengutamakan performa.
Pengisian Daya yang Ramah untuk Listrik Rumahan
Charger bawaan motor ini berukuran ringkas sehingga mudah masuk ke dalam bagasi. Konsumsi dayanya juga tergolong kecil, yaitu 480 Watt. Hal ini memungkinkan rumah dengan kapasitas listrik 900 Watt tetap dapat mengisi daya motor ini tanpa risiko gangguan listrik. Waktu pengisian dari kondisi baterai 5 persen hingga penuh membutuhkan sekitar 6 jam.
Nyaman bagi yang Bertubuh Mungil, Sedikit Menyesuaikan untuk yang Berpostur Tinggi
Tinggi jok motor ini cukup rendah, sekitar 750 mm. Desain ini membuatnya ramah bagi pengendara remaja maupun ibu rumah tangga. Standar tengahnya juga terasa ringan saat dioperasikan. Namun, bagi pengendara dengan tinggi badan di atas 170 cm, posisi duduk mungkin terasa sedikit menyesuaikan. Hal ini karena jarak antara dek kaki dan jok cenderung dekat. Di sisi lain, dek kakinya cukup luas dan panjang. Pengendara bahkan bisa menampung galon air dengan mudah di sana. Tersedia pula area di bagian depan yang memungkinkan pengendara meluruskan kaki dengan nyaman.
Karakter suspensinya cenderung empuk, sesuai dengan kebutuhan berkendara di perkotaan. Penggunaan ban lebar (100 untuk roda depan, 110 untuk roda belakang) dengan velg 12 inci turut memberikan stabilitas tambahan saat bermanuver. Sektor pengereman mengandalkan rem cakram ganda pada roda depan dan belakang yang terasa pakem. Motor ini juga membawa fitur Regenerative Braking, yang membantu memperlambat laju motor sekaligus mengisi ulang daya baterai.
Tiga Metode Menyalakan Motor dan Sistem Alarm yang Andal
Terdapat tiga metode untuk menyalakan motor ini. Pertama, pengendara cukup menempelkan kartu NFC pada area speedometer. Kedua, remote keyless untuk menyalakan motor secara nirkabel. Ketiga, kunci mekanis konvensional yang juga berfungsi membuka bagasi di bawah jok.
Keamanan motor ini turut mengandalkan sistem alarm anti-maling yang cukup andal. Apabila seseorang memaksa membobol lubang kunci, motor tidak hanya akan mengeluarkan suara sirine. Sistem juga akan mengunci roda belakang secara otomatis, sehingga pelaku tidak bisa mendorong atau membawa motor ini pergi.
Indomobil juga melengkapi motor ini dengan sejumlah fitur pendukung. Di antaranya panel instrumen digital yang menampilkan kapasitas baterai dual-pack, kecepatan, trip meter, indikator Hill Start Assist, dan TCS. Ada pula gantungan barang pada dashboard dan laci penyimpanan di bagian depan, serta bagasi bawah jok yang cukup luas untuk menyimpan helm bawaannya.
Layakkah Dipertimbangkan?
Dengan harga Rp18,8 juta, Indomobil E-Motor QT Pro menawarkan beberapa kelebihan menarik. Desainnya tergarap dengan cermat, sistem pengisian dayanya ramah untuk listrik rumahan, dan jarak tempuhnya bisa mencapai 135 km bila Anda memakai Eco Mode.
Tentu, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan. Posisi duduk kurang ideal bagi pengendara bertubuh tinggi. Baterai tanam juga mengharuskan Anda mengisi daya langsung pada motor. Namun, untuk kebutuhan harian di dalam kota, motor ini menawarkan paket yang cukup seimbang antara harga dan fitur.
Bagaimana menurut Anda, apakah skutik listrik ini menarik untuk Anda pertimbangkan?
- Penulis: donny rosady
- Editor: creative dibahas.com

Saat ini belum ada komentar