Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Teknologi Pembenihan Ikan Nila Intensif di Sukabumi: Hemat Lahan & Hasil Jutaan Ekor

Teknologi Pembenihan Ikan Nila Intensif di Sukabumi: Hemat Lahan & Hasil Jutaan Ekor

  • account_circle donny rosady
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 111
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Budidaya ikan nila kini memasuki babak baru. Deni Rusmawan, seorang pembudidaya inovatif dari Jalan Cibaraja, Salajambe, Cisaat, Kabupaten Sukabumi, sukses menerapkan sistem pembenihan intensif yang jauh lebih efisien daripada metode tradisional. Inovasi ini menjadi jawaban atas tantangan keterbatasan lahan bagi para peternak ikan.

Pembenihan Ikan Nila Intensif Menggabungkan Ecolecting dan Inkubator RAS

Sistem ini mengandalkan integrasi teknologi Ecolecting dan Inkubator RAS (Recirculating Aquaculture System). Berbeda dengan cara lama yang membiarkan telur menetas secara alami, Deni menggunakan inkubator modern.

Teknologi RAS menjaga sirkulasi air secara terus-menerus. Dengan cara ini, kualitas air, suhu, dan kadar oksigen tetap berada pada level optimal. Hasilnya, telur dan larva ikan tumbuh lebih sehat karena terhindar dari risiko kematian dini.

Efisiensi Lahan yang Luar Biasa

Salah satu keunggulan utama sistem intensif ini adalah efisiensi tempat. Mari kita bandingkan dengan metode konvensional:

  • Sistem Tradisional: Membutuhkan lahan minimal 500 hingga 700 m2 untuk satu paket pemijahan (100 jantan dan 300 betina).

  • Sistem Intensif Deni Rusmawan: Hanya memerlukan area seluas 35 m2 (ukuran 7 x 5 meter) dengan menggunakan waring atau hapa.

Lahan yang jauh lebih sempit ini justru mampu meningkatkan angka kelangsungan hidup larva. Sistem inkubator mampu mengendalikan faktor pengganggu seperti cuaca ekstrem, fluktuasi suhu, hingga ancaman predator dan induk jantan yang sering memakan telurnya sendiri.

Menggunakan Indukan Unggul “Nila Sakti”

Deni tidak hanya mengandalkan alat, tetapi juga pemilihan genetik yang tepat. Ia memilih Indukan Nila Sakti sebagai bibit utama. Varietas ini memiliki daya tahan tinggi dan kecepatan tumbuh yang luar biasa, sehingga pasar sangat meminati benih hasil produksinya.

Memasok Benih hingga ke Seluruh Indonesia

Keberhasilan teknologi ini terlihat dari angka pesanan yang masuk sepanjang tahun 2025. Deni Rusmawan mengelola pesanan hingga jutaan ekor benih untuk berbagai keperluan.

Salah satu pencapaian besarnya adalah menyuplai benih untuk Program Revitalisasi Pantura milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Selain itu, ia melakukan pengiriman rutin ke berbagai pulau besar seperti:

  • Sumatera

  • Kalimantan

  • Sulawesi

  • Papua

Teknologi Pembenihan Ikan Nila Intensif ini terbukti mampu menjawab kebutuhan pasar yang terus melonjak. Inovasi dari Sukabumi ini menjadi solusi cerdas, efisien, dan berkelanjutan bagi masa depan sektor perikanan budidaya di Indonesia.

  • Penulis: donny rosady
  • Editor: creative dibahas.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kelelahan mental

    Sering Capek Padahal Tak Banyak Aktivitas? Bisa Jadi Ini Tanda Kelelahan Mental.

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Irawan
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Banyak orang menganggap rasa capek selalu berkaitan dengan aktivitas fisik yang padat. Namun, bagaimana jika rasa lelah tetap datang meski Anda tidak melakukan banyak hal seharian? Anda mungkin bangun tidur dalam keadaan mengantuk, sulit fokus, serta merasa emosi lebih sensitif. Masyarakat kerap menganggap kondisi ini wajar, padahal hal tersebut merupakan tanda nyata kelelahan mental. Ketahui […]

  • Apa itu Mokel

    Apa Itu Mokel ? Istilah Populer Saat Ramadan yang Sering Dipakai Anak kekinian

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Dedi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Saat bulan Ramadan tiba, berbagai istilah khas sering menghiasi percakapan sehari-hari. Salah satu yang cukup populer di kalangan anak muda adalah “mokel.” Istilah ini biasanya muncul dalam obrolan santai, media sosial, hingga candaan antar teman ketika membahas progres puasa mereka. Namun sebenarnya, apa itu arti mokel yang sesungguhnya? Secara sederhana, mokel merupakan istilah slang untuk […]

  • koi talk magazine

    Bedah Kelebihan Koi Talk Magazine: Kanal Wajib bagi Pecinta Ikan Koi Dunia

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle donny rosady
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Memelihara ikan koi sebenarnya bukan sekadar mengisi kolam dengan ikan berwarna-warni, melainkan sebuah perpaduan antara seni, biologi air, dan ketenangan pikiran. Oleh karena itu, di tengah membanjirnya konten hobi di media sosial, channel YouTube Koi Talk Magazine hadir sebagai referensi utama yang menawarkan kedalaman informasi bagi para penghobi. Sebagai perpanjangan dari majalah cetak bulanan asal […]

  • Pantauan Arus Mudik 2026

    Pantauan Arus Mudik 2026: Jadwal Puncak Arus Mudik, Jalur Utama, dan Tips Aman Selama Perjalanan

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle donny rosady
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Masyarakat Indonesia kini tengah bersiap menyambut momen Lebaran 1447 H pada tahun 2026. Pemerintah memprediksi pergerakan pemudik akan mencapai angka yang sangat besar, yakni sekitar 143,9 juta orang. Oleh karena itu, Anda perlu memahami kondisi terkini arus mudik agar perjalanan ke kampung halaman tetap lancar dan nyaman. Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik 2026 Tahun […]

  • Cara Pakai ChatGPT Bahasa Indonesia yang Benar: 7 Tips Biar Hasilnya Nggak Zonk

    Cara Pakai ChatGPT Bahasa Indonesia yang Benar: 7 Tips Biar Hasilnya Nggak Zonk

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Utomo
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Mungkin kamu pernah iseng coba menggunakan ChatGPT, nulis pertanyaan dalam bahasa Indonesia, terus hasilnya gitu-gitu aja. Kalimatnya kaku, jawabannya ngawang, atau malah terlalu panjang sampai kamu skip ke bawah langsung. Apa kamu Familiar dengan Cara pakai ChatGPT bahasa Indonesia ? Masalahnya bukan karena ChatGPT nggak ngerti bahasa Indonesia kemampuan berbahasanya udah lumayan oke. Yang lebih […]

  • Strategi Dagang 2026

    Menakar Peluang Bisnis 2026: Mengapa Konsumen Kini Memilih Fungsi daripada Gengsi?

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle donny rosady
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Tahun 2026 menandai transformasi besar dalam dunia perdagangan global. Saat ini, masyarakat mulai jenuh dengan gempuran iklan yang hanya menjual janji manis atau tren sesaat. Oleh karena itu, konsumen kini bertransformasi menjadi sosok yang jauh lebih rasional dan mengutamakan manfaat nyata dari setiap rupiah yang mereka keluarkan. Untuk itu diperlukan Strategi Dagang 2026 yang tepat […]

expand_less