Kisah Perjalanan Creed & Alter Bridge: Dari Perpecahan Menuju Kejayaan Rock Dunia
- account_circle donny rosady
- calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dunia musik rock menyimpan sejarah panjang yang penuh drama. Oleh sebab itu, nama besar Creed dan Alter Bridge selalu menarik untuk diulas. Perjalanan mereka memang penuh kesuksesan, perpecahan, hingga transformasi musikal yang luar biasa. Fenomena ini menjadi bagian penting dalam sejarah perjalanan Creed dan Alter Bridge.
Awal Mula Kejayaan Creed
Band Creed lahir tahun 1994 di Tallahassee, Florida. Awalnya, Scott Stapp dan Mark Tremonti menjadi motor penggerak utama. Mereka ternyata memiliki visi musik yang sangat kuat sejak pertama kali bertemu.
Hasilnya, album debut My Own Prison langsung meledak pada tahun 1997. Kesuksesan tersebut terus berlanjut lewat album Human Clay yang meraih Grammy Awards. Bahkan, lagu “With Arms Wide Open” berhasil membawa mereka ke puncak popularitas dunia.
Badai Internal dan Perpecahan
Namun, kesuksesan besar tersebut justru memicu masalah internal yang rumit. Scott Stapp mulai berjuang melawan kecanduan serta masalah pribadi. Akibatnya, kondisi ini merusak keharmonisan antar anggota band secara perlahan.
Puncaknya terjadi pada konser di Rosemont tahun 2002 silam. Saat itu, penampilan Stapp sangat mengecewakan banyak penonton yang hadir. Akhirnya, Creed resmi membubarkan diri pada tahun 2004 karena konflik tersebut.
Lahirnya Alter Bridge
Setelah Creed bubar, Mark Tremonti tidak mau berhenti berkarya begitu saja. Ia segera mengajak Scott Phillips dan Brian Marshall membentuk band baru. Kemudian, mereka merekrut Myles Kennedy sebagai vokalis utama untuk melengkapi formasi.
Maka, lahirlah Alter Bridge dengan karakter musik yang jauh berbeda. Mereka lebih fokus pada musikalitas yang teknis serta dinamis. Selain itu, album Blackbird menjadi bukti kematangan posisi mereka di industri musik global.
Reuni dan Masa Depan
Meskipun sempat berpisah lama, Creed akhirnya kembali bersatu belakangan ini. Reuni tahun 2023 tersebut disambut antusias oleh para penggemar. Buktinya, tur “Summer of ’99” sukses besar dan tiketnya selalu habis terjual.
Saat ini, Mark Tremonti sukses menjalankan kedua band besar tersebut secara bersamaan. Alter Bridge tetap aktif menggarap album kedelapan mereka dengan serius. Sementara itu, Creed fokus merayakan nostalgia indah bersama jutaan penggemar setianya. Hal ini melengkapi catatan panjang sejarah Creed dan Alter Bridge.
- Penulis: donny rosady
- Editor: creative dibahas.com

Saat ini belum ada komentar