Waspada Modus Telepon Hening: Pencuri Bisa Kloning Suara Anda untuk Penipuan
- account_circle donny rosady
- calendar_month Senin, 13 Apr 2026
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pernahkah Anda mengangkat panggilan dari nomor asing, namun penelepon hanya diam membisu? Hati-hati, itu bukan sekadar gangguan sinyal. Fenomena ini merupakan Modus Telepon Hening (Silent Call), sebuah taktik licik pelaku kejahatan untuk mencuri data suara Anda secara diam-diam.
Bagaimana Cara Kerja Modus Telepon Hening?
Pelaku sengaja menciptakan keheningan untuk memancing Anda berbicara. Saat Anda mengucapkan “Halo”, “Iya”, atau “Siapa ini?”, pelaku sebenarnya tengah merekam suara Anda secara diam-diam.
Selanjutnya, pelaku mengolah hasil rekaman pendek tersebut menggunakan teknologi Kecerdasan Buatan (AI). Dengan bantuan AI, mereka mampu mengkloning suara Anda hingga terdengar sangat mirip aslinya. Pelaku kemudian merangkai suara kloningan tersebut menjadi kalimat-kalimat baru untuk menipu orang-orang terdekat Anda.
Skenario Penipuan yang Perlu Anda Waspadai
Polda Metro Jaya memperingatkan bahwa pelaku biasanya menggunakan suara kloningan tersebut untuk menciptakan skenario darurat palsu, seperti:
-
Mengabarkan bahwa Anda mengalami kecelakaan hebat.
-
Menyamar sebagai Anda yang tengah berurusan dengan polisi.
-
Meminta transfer uang darurat kepada anggota keluarga atau teman.
Langkah Nyata Lindungi Diri dari Penipuan AI
Agar Anda tidak terjebak dalam perangkap ini, terapkan langkah-langkah pencegahan berikut:
-
Aktifkan Penyaringan Panggilan: Manfaatkan fitur ponsel untuk menolak otomatis semua panggilan dari nomor yang tidak terdaftar di kontak.
-
Biarkan Penelepon Bicara Duluan: Jika Anda mengangkat telepon dari nomor asing, tetaplah diam sampai penelepon berbicara. Hindari memulai percakapan dengan kata sensitif seperti “Iya”.
-
Matikan Telepon Segera: Apabila dalam 3 hingga 5 detik tetap tidak ada suara dari seberang sana, segera tutup panggilannya.
-
Pasang Aplikasi Identifikasi: Gunakan aplikasi seperti GetContact atau TrueCaller. Aplikasi ini membantu Anda mengenali identitas penelepon atau melihat apakah nomor tersebut memiliki label “Penipuan” dari pengguna lain.
-
Gunakan Kode Rahasia Keluarga: Sepakati sebuah kata sandi khusus yang hanya diketahui oleh keluarga inti. Jika seseorang menelepon meminta bantuan dengan suara mirip Anda, keluarga bisa meminta kode tersebut untuk pembuktian.
Segera Bertindak Jika Menjadi Target
Jika Anda merasa telah memberikan rekaman suara kepada orang mencurigakan, jangan panik. Segera hubungi keluarga dan teman untuk memperingatkan mereka agar mengabaikan permintaan aneh yang mengatasnamakan Anda. Terakhir, laporkan temuan mencurigakan ini kepada pihak berwajib agar pelaku bisa segera terlacak.
- Penulis: donny rosady
- Editor: creative dibahas.com

Saat ini belum ada komentar