Benarkah Pemilik Golongan Darah B Lebih Awet Muda? Ini Penjelasannya
- account_circle donny rosady
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

Penelitian Golongan Darah
Apakah benar golongan darah B lebih awet muda? Banyak orang mengira awet muda cuma soal skincare dan jam tidur. Tapi sejumlah peneliti melihat ke arah lain: golongan darah.
Tim Shimizu di Tokyo meneliti soal ini pada tahun 2004. Mereka menemukan hubungan antara golongan darah B dan usia harapan hidup yang lebih panjang—klaim yang langsung menarik perhatian, apalagi golongan darah B sendiri termasuk yang jarang muncul; hanya sekitar 10 persen populasi dunia yang memilikinya.
Sistem ABO membagi golongan darah berdasarkan penanda pada sel darah merah dan antibodi dalam darah. Sistem ini menghasilkan empat kelompok: A, B, AB, dan O.
Sejumlah peneliti menduga pemilik golongan darah B memiliki regenerasi sel yang lebih baik dan daya tahan lebih kuat terhadap stres metabolik. Kalau benar, faktor ini bisa menjelaskan mengapa mereka relatif lebih jarang terkena penyakit kronis terkait usia. Sehingga dapat dikatakan golongan darah B awet muda.
Tapi jangan buru-buru senang dulu kalau Anda bergolongan darah B. Beberapa riset lain justru mencatat risiko penyakit kardiovaskular yang sedikit lebih tinggi pada kelompok ini. Jadi, jagalah kesehatan jantung Anda, apa pun golongan darahnya.
Tubuh Bisa Menua dengan Kecepatan Berbeda di Tiap Organ
Salah satu temuan menarik dari riset penuaan: organ-organ dalam tubuh tidak menua secara bersamaan. Sebuah studi melibatkan lebih dari 5.000 relawan untuk mengukur usia biologis 11 organ utama. Hasilnya mengejutkan: sekitar 20 persen partisipan mengalami penuaan dini pada setidaknya satu organ.
Artinya, wajah yang terlihat segar belum tentu mencerminkan kondisi organ di dalamnya. Seseorang bisa tampak muda, padahal jantung atau ginjalnya sudah bekerja seperti milik orang yang lebih tua.
Darah Bisa Jadi Petunjuk Awal
Teknologi kini mulai bisa membaca sinyal ini lebih dini, dan itu kabar baik. Dengan menganalisis ribuan protein dalam darah, dokter bisa memperkirakan organ mana yang menua lebih cepat—bahkan sebelum gejala penyakit muncul.
Pada Akhirnya, Gaya Hidup yang Menentukan
Golongan darah mungkin memberi sedikit keuntungan genetik. Tapi kebiasaan harian tetap memegang peran paling besar. Berikut beberapa hal sederhana yang bisa Anda lakukan:
- Makan seimbang — perbanyak serat, nutrisi, dan antioksidan.
- Bergerak rutin — luangkan minimal 30 menit sehari untuk menjaga kelenturan pembuluh darah.
- Tidur cukup — tubuh melakukan regenerasi sel justru saat Anda tidur.
- Jaga hubungan sosial — interaksi sosial yang sehat membantu menekan stres kronis, salah satu pemicu penuaan dini.
Genetika memang berperan, tapi bukan satu-satunya faktor. Yang Anda lakukan setiap hari—bukan golongan darah—yang akhirnya paling menentukan kondisi tubuh di usia lanjut.
- Penulis: donny rosady
- Editor: creative dibahas.com

Saat ini belum ada komentar